Senin, 09 April 2012

Avertebrata Air Rangkuman filum Cheatognatha, filum Echinodermata, filum Hemichordata, dan filum Chordata


Filum Chaetognatha
Merupakan kelompok Deutrostomata, yaitu kelompok hewan yang mulutnya terletak jauh dari blathopore dan mesodermis timbul dari archeteron. Chaetognatha dikenal dengan sebutan arrowworms atau cacing panah karena bentuknya yang anak panah, atau disebut juga cacing kaca karena putih transparan. Kebanyakan hidup sebagai plankton laut tropis, banyak diantaranya terbatas di daerah pantai. Beberapa jenis seperti Spadella hidup sebagai benthos. Cheatognatha terdiri dari dua kata chaeton berarti sikat dan gnatos berarti rahang atau mulut (dari bahasa Yunani). Hal ini disebabkan sekitar mulut chaetognatha terdapat duri-duri semacam sikat sebagai alat untuk menangkap mangsa.
Sistem pencernaan lengkap, anus ventral, rongga tubuh berkembang sempurna; sistem peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem ekskresi tidak ada. Sistem saraf terdiri atas ganglion dorsal dan ganglion ventral, organ perasa dan sepasang mata. Semua chaetogntha bersifat karnivor dan memangsa berbagai organisme mulai dari protozoa sampai ikan kecil, terutama copepoda. Alat indera termasuk mata dan rambut-rambut peraba.
spadellaReproduksi seksual secara hermaprodit, monoecious, perkembangan embrio langsung, telur menetas mejadi larva yang bertuknya sama dengan induknya, tidak terjadi metamorfosa. Pembuahan sendiri terjadi pada Saggita. Sperma dalam seminal vesicle dibentuk menjadi spermatofora. Terdapat 90 spesies yang telah diidentfikasi,yang terdiri dari satu kelas dengan dua ordo yaitu Phragmophora, mempunyai otot ventrikel melintang dan Aphragmophora tidak mempunyai otot tersebut.






Gambar 1 Spadella cephaloptera : c, jaws ; cc, ciliary crown ; e, epiderm ; i, gut ; nc, tail fin ; nl, lateral fin ; ov, oviduct ; rs, seminal receptacl ; t, testes ; vs, seminal vesicle ; y, eyes. (credit X. Caubit).

 




Filum Echinodermata
Termasuk bintang laut, bulu babi, dan teripang. Umumnya berukuran besar. Berasal dari bahasa Yunani echinus berarti landak, dan derma berarti kulit. Hal ini disebabkan bulu babi memiliki duri-duri panjang seperti landak. Bentuk tubuh simetri radial 5 penjuru, meskipun echinodermata termasuk divisi bilateral. Tidak mempunyai kepala; tubuh tersusun dalam sumbu oral-oboral. Rongga tubuh (coelom) luas dilapisi peritoncum bersilia, dalam perkembangannya sebagian rongga tubuh menjadi sistem pembuluh air. Sistem ini berfungsi menggerakkan kaki tabung dengan cara mengatur nasuk keluarnya air laut melalui madreporit. Alat pernafasan utama berupa insang kulit, yang merupakan perluasan rongga tubuh yang keluar melalui lubang-lubang kecil di antara assicle kapur. Rongga tubuh berisi cairan semacam getah bening, yang mengandung amebocyte yang berkepentingan dalam peredaran darah, pernafasan dan ekskresi. Semua jenis echinodermata hidup di laut dan tidak ada yang parasit.
Terdiri dari 6 kelas yang tersisa ari 24 kelas pada era Paloezoikum. Pertama, kelas Asteroidea, pentamerous, bergerak bebas, tangan 5 buah atau kelipatan 5 dan tampak jelas; 6 ordo dengan 1.600 spesies hidup. Kedua, kelas Opiurhoidea, tubuh pipih, berenang bebas, panjang dan ramping, sederhana atau bercabang-cabang; mulut dan madreporit di bagian oral menghadap ke bawah; tidak mempunyai anus, papula maupun pedicellaria. Bintang ular.
 Ketiga, kelas Echanoidea, bulu babi. Rangka membulat dan keras seperti tempurung atau bundar dan pipih seperti mata uang logam; tidak mempunyai tangan; duri dapat digerakkan; pedicellaria dengan 3 capit; kaki tabung langsing dan mempunyai alat penghisap; mulut bagian oral menghadap ke bawah; anus dan madreporit di aboral; usus panjang dan melingkar; 950 spesies hidup dan 7..200 spesies fosil. Ordo Diadematioda, tempurung keras atau lentur; bagian dalam duri berlubang seperti pipa, permukaan duri terdapat duri kecil-kecil. Genus Diadema.
Keempat, kelas Holothuroidea, Timun laut. Tubuh bulat panjang atau panjang seperti ular; dinding tubuh tipis sampai tebal; tidak mempunyai tangan, duri-duri maupun pedicellaria; permukaan tubuh lunak; rangka biasanya berbentuk ossicle kapur, mikroskopis yang terletak pada dinding tubuh; simetri bilateral secara sekunder; mulut anterior dikelilingi tentakel retraktil; anus posterior; cloaca biasanya dilengkapi pohon pernafasan. Terdapat 1.200 spesies hidup. Ordo Aspidochirota, jumlah tentakelnya sekitar 20 buah, berbentuk daun; kaki tabung banyak dan tampak jelas mempunyai pohon pernafasan. Genus Holothuria.

Gambar 2 Bulu babi.  A, Potongan membujur melalui bagian tengah; B. Sebuah  duri utama dan 2 buah duri sekunder; C. Duri beracun pada Asthenosoma varium.  (A Menurut  McRae, B dan C Menurut Sarasin).

 










Kelima, kelas Concetricycloidea, bntuk budar dan pipih; tidak mempunyai tangan-tangan, tubuh dikelilingi duri-duri; diameter kurang dari 15 mm; hidup pada kedalaman 1.000 sampai 2.000 m.
Keenam, Lely laut dan bintang bulu. Mulut dan anus di bagian oral menghadap ke atas; tubuh terdiri dari atas calyx seperti mangkuk dikelilingi tangan-tangan panjang; menempel dengan tangkai atau berenang bebas. Jenis litoral di tropis berwarna-warna indah, jenis laut dingin berwarna krem. Lely laut bertangkai, menetap, biasanya di laut dalam, genus Ptilocrinus pinnatus. Bintang bulu, berenang bebas di daerah litoral, genus Antedon,spesies Antedon tenella.

Filum Hemichordata
Bentuk seperti cacing kecil, soliter atau koloni, merupakan benthos laut. Terdapat dua kelompok yang berbeda baik bentuk maupun cara hidupnya.
Kelas Enteropneusta. Bentuk seperti cincin, soliter, berukuran 9-45 cm, kecuali Balanoglossus di Brazillia mencapai 1,5 m. Tubuh umumnya lembek dan terdiri atas belalai, kelepak (collar), dan badan yang panjang. Terdapat cilia pada belalai yang berfungsi sebagai tenaga penggerak dan mengalirkan butir-butir makanan yang menempel pada lender ke mulut. Kelepak berbentuk silinder, bagian anterior maupun belalai dan di bagian ventral terletak pada mulut. Kebanyakan jenis meliang memakan pasir dan lumpur serta bahan organic yang terkandung di dalamnya. Sistem pencernaan terdiri atas mulut, pharynx, esofagus, usus dan anus di ujung posterior. Sistem peredaran darah terbuka, terdiri atas dua pembuluh kontraktil dan satu sistem saluran sinus. Darah tidak berwarna, pernafasan dilakukan melalui pori-pori insang. Mempunyai daya regenerasi yang besar, sehingga dapat memperbaiki atau mengganti bagian tubuh yang hilang atau rusak. Reproduksi seksual, dioecious, pembuahan di luar. Telur menetas menjadi larva tornaria yang berenang bebas dengan adanya cilia atau stadium larva lebih lanjut. Reproduksi aseksual terjadi pada Glassobalanus dan Balanoglossus. Hanya satu ordo Helmithomorpha dengan 70 spesies.
Kelas Pterobranchia. Merupakan cacing kecil-kecil yang hidup dalam tabung, hidup koloni. Panjang tiap individu tidak lebih dari 12 mm. Umumnya terdapat di laut dalam di selatan khatulistiwa kecuali Rhabdopleura di pantai Eropa. Tubuh terdiri atas proboscis berbentuk seperti tameng (perisai), tangan-tangan yang mengandung tentakel terletak di bagian dorsal kelepak (collar). Pada ordo Rhabdopleunda terdapat sepasang tangan, sedangkan pada ordo Cephalodiscida 5 sampai 9 pasang tangan. Tangan bertentakel tersebut disebut tangan lophophore. Tentakel berfungsi untuk menangkap makanan yang berupa organisme kecil-kecil, dan disalurkan oleh cilia pada tentakel ke mulut. Reproduksi aseksual dengan pertunasan membentuk koloni lebih besar. Reproduksi seksusal, dioecious, pembuahan di luar, larva mirip tornaria. Terdapat 10 spesies yang dikelompokkan dalam 2 ordo, Rhabdopleura dan Cephalodiscida.

Filum Chordata
Urochordata dan Cephalochordata termasuk avertebrata karena tidak mempunyai tulang belakang, namun memiliki ciri khas chordate pada satu saat dalam daur hidupnya. Yaitu memiliki notochord, sebuah benang saraf yang berlubang, celah-celah insang dan sebuah ekor post anal.
Subfilum Urochordata. Berbentuk seperti kantung kecil, umumnya hidup sebagai hewan benthic  dan beberapa jenis yang lain hidup sebagai plankton. Terdapat 1.300 spesies yang dinagi ke dalam 3 kelas.
Kelas Ascidiacea. Disebut juga seaaquirt, penyemprot laut. Umumnya hidup sessile dan merupakan avertebrata air dengan penyebaran luas, terdapat di laut hampir seluruh dunia. Umunya terdapat di perairan litoral, menempel pada karang, cangkang mollusc, launas kapal atau pada dasar pasir dan lumpur. Bentuk tubuh sperti kantung atau balon kecil. Ujung yang satu menempel pada substrat dan ujung yang lain menulur bebas dan mempunyai dua bukaan, bucal siphon atau sifon air masuk dan cloaca (atrial) siphon atau sifon air keluar. Tubuh tertutupi lapisan epitel. Terdapat lapisan mantel ayau tunic. Tunic merupakan ciri khas ascidian, sehingga dinamakan tunica. Mantel terutama tersusun dari zat semacam selulosa yang disebut tunicine. Bagian tubh terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian anterior yang mengandung pharynx, abdomen yang mengandung organ pencernaan dan poat abdomen, merupakan bagian terbawah dan biasanya sulit dibedakan dari abdomen. Umunya ascidian bersifat hermaprodit. Ovary terletak di bawah atau dekat lambung dan testis terletak di bawah ovary. Spesies soliter biasanya mempunyai telur kecil dengan sedikit kuning telur, dikeluarkan melalui sifon air keluar, pembuahan di laut, perkembangan embrio terjadi di air, sedangkan jenis koloni biasanya mempunyai kuning telur lebih banyak dan telur dierami di atrium. Koloni terbentuk dengan jalan pertunasan (budding). Tunas tunica disebut blastozooid.
Kelas Thaliacea. Merupakan tunica pelagis. Hidup koloni. Sifon air masuk dan sifon air keluar pada Thaliacea terletak pada ujung yang berlainan, dan aliran air selain untuk pertukaran gas dan makan, juga sebagai alat gerak. Tubuh transparan sehingga organ dalamnya tampak jelas. Bedasarkan cara hidup dan daur hidup dibagi ke dalam tiga ordo yaitu Phrosomida, Doliolida, dan Salpida.
Kelas Larvacea (Appendicularia). Terdapat sebagi plankton laut di seluruh dunia. Tubuh kecil, beberapa milimeter dan transparan. Dinamakan larvacea karena yang dewasa tetap mempunyai ciri-ciri khas seperti larva, seperti ekor di belakang anus dan notochord, tubuh melengkung mirip berudu ascidian atau seperti huruf U. Hidup soliter. Mulut di anterior dan anus di ventral. Larvacea tidak mempunyai mantel atau tunic dari selulosa tapi terdapat dalam suatu “rumah”. Di dalam “rumah” terdapat beberapa rongga yang berhubungan satu sama lain, dan terdapat lubang untuk air keluar dan air masuk. Lubang-lubang tersebut ditutupi oleh kisi-kisi atau jala halus untuk menjaring nanoplankton. Reproduksi seksual, hermaprodit. Telur yang telah dibuahi dilepas ke air dan menetas menjadi larva berudu larvacea yang berenang bebas sebagai plankton. Kemudian mengalami metamorfosa menjadi dewasa. Terdapat 70 spesies yang terkabung ke dalam satu ordo.
Subfilum Cephalochordata. Bentuk seperti ikan kecil, panjang dewasa 4 cm sampai 8 cm, pipih lateral, bentuk kepala tidak jelas, kedua ujungnya meruncing. Sering disebut lancelet, merupakan hewan benthic yang hidup dalam pasir pantai yang dangkal, dan hanya kepalanya yang tersembul di atas permukaan pasir. Dapat berpindah dari lubangnya dan berenang dengan cepat dalam jarak pendek seperti gerak belut. Dinding tubuh transparan dan berwarn akesumba (pink), organ dalam dapat terlihat jelas dalam keadaan hidup. Tubuh dibagi menjadi kepala, badan, dan ekor. Kepala terdir atas rostrum, mulut dan oral ciri. Badan yang besar setengahnya terisi oleh pharynx dan gonad. Tubuh dilapisi epidermis, tanpa kutikula maupun tunic. Sistem pencernaan mirip hemichordate, urochordata dan vertebrate primitive. Cara makan yaitu dengan menelan partikel bahan organic yang terbawa air masuk melalui mulut yang lebar. Oral ciri di sekitar mulut merupakan saringan kasar untuk mencegah masukya partike-partikel besar ke dalam rongga mulut. Vestibule (rongga mulut) pendek berfungsi mempercpat aliran air dari mulut ke pharynx. Sistem peredaran darah berkembang dengan baik, terdiri atas arteri, pembuluh vena dan pembuluh kapiler, namun tidak ada jantung yang khusus. Darah tidak berwarna, berisi sedikit sel, diedarkan oleh otot pada dinding pembuluh darah. Alat ekskresi berupa sepasang nephridia yang terdapat pada setiap ruas myomere di daerah insang. Tiap nephridium terdiri atas sekumpulan podocytes yang dihubungkan dengan sebuah tubule bersilia (nephridioduct) ke atrium. Semua cephalochordate dioecious, pembuluh di luar, gamet dilepas ke air melalui antriopore. Zigot tumbuh menjadi coeloblastula, kemudian menjadi gastrula. Larva sangat kecil, mirip larva ikan; tidak mempunyai oral ciri, atrium maupun sirip dorsal dan ventral; hanya terdapat sirip ekor. Bentuk tubuh larva asimetris, mulut yang besar terletak di sisi kepala dan insang di sisi kanan. Selama mengalami metamorfosa yang bertahap, mulut larva menjadi velum, demikian pula pembentukan organ-organ lain seperti bentuk mulut dan oral ciri seperti pada yang dewasa, sehigga mejadi menjadi bentuk simetri bilateral. Selama stadia larva hidup sebagai plankton, sedangkan yang dewasa sebagai benthos.             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar